Calon Mahasiswa Baru (Camaba) IAI Sunan Giri Bojonegoro, melaksanakan pemberkasan pada 15-17 September 2020. Peserta pemberkasan dari semua Fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah, Adab, dan Syariah.

Sebanyak 190 dari 306 Camaba yang diundang, hadir untuk menyelesaikan pemberkasan yang dimulai pukul 09.00-16.00 WIB tersebut. Pada tahap ini, panitia pemberkasan telah membatasi jumlah peserta, dalam satu hari hanya menjadwalkan 100 Camaba terbagi dalam 2 sesi.

Berbeda dengan pemberkasan tahap pertama, pada pemberkasan kali ini, untuk Camaba lulusan tahun 2020. Adapun SOP yang dilakukan panitia yakni; (1) Camaba ketika baru datang diwajibkan mencuci tangan atau membasahi tangan dengan hand sanitizer; (2) Menyerahkan kelengkapan berkas ke panitia; (3) Pengukuran jas, sekaligus pemotretan; (4) Pengambilan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).

Ketua Koordinator Kesekretariatan Penerimaan Mahasiswa Baru 2020/2021, Miftakhul Mufid, M.Pd.I. menyatakan, “Harapannya, dengan dilaksanakan pemberkasan secara bertahap, agar Calon Mahasiswa Baru tidak sampai berkerumun atau melanggar protokol kesehatan. Tahun ini, Camaba langsung mendapatkan KTM-nya. KTM ini nantinya, dapat digunakan mahasiswa untuk kemudahan menggunakan fasilitas kampus salah satunya perpustakaan” ujar Beliau.

Mengingat situasi Bojonegoro saat ini, pemberkasan Camaba tetap dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Meskipun demikian, proses pemberkasan Camaba tahap II berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. [Dela Winda Setiara]

Visits: 113