Kuliah Daring (Dalam Jaringan) atau online, telah berjalan di IAI Sunan Giri Bojonegoro sejak Senin (16/3/20), sebagai tindak lanjut dari instruksi Bupati Bojonegoro Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kejadian Luar Biasa Non Alam dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19). Melalui Surat Instruksi No.: 161/IV-55/09/III/2020, Rektor IAI meniadakan perkuliahan dalam kelas pada tanggal 16-21 Maret 2020.

Selanjutnya, berdasarkan Surat Edaran Nomor: 164/IV-55/09/III/2020 perkuliahan Daring diperpanjang, hingga tanggal 29 Maret 2020. Kebijakan dibuat dengan memperhatikan Surat Edaran Dirjen Pendis No.: 657/03/2020 bahwa kebijakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) terkait penanggulangan penyebaran Covid-19 berkoordinasi dengan Pemkab, dan Surat Edaran Setda Bojonegoro No.: 338/666/412/210/2020.

Perkuliahan Daring, dilaksanakan sesuai kesepakatan antara dosen dengan mahasiswa. Menggunakan media Grup Whatsapp, SIM (Sistem Informasi Manajemen) IAI Sunan Giri Bojonegoro, Google Classroom, Zoom, Edmodo, dan sebagainya.

Melalui metode Daring, dosen menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan media online. Misalnya, dosen memanfaatkan pola konferensi atau pertemuan Daring sehingga kehadiran atau keaktifan mahasiswa dapat terpantau. Dosen membuat video berisi penjelasan materi kuliah beserta tugas, lalu diunggah di sistem pembelajaran Daring.

Mahasiswa yang biasanya harus menempuh perjalanan ke kampus, dan dibatasi waktu perkuliahan. Sekarang, cukup belajar di rumah secara online dengan menyiapkan kuota yang cukup. Perkuliahan bisa dilakukan sembari mengerjakan kegiatan lain, misal: kuliah Daring dan makan siang, kuliah Daring dan menjaga anak, atau kuliah Daring sembari rebahan. Banyak cara mengikuti kuliah online yang menyenangkan.

Kuliah daring ini sebagai salah satu langkah antisipasi penyebaran Covid-19 di Bojonegoro. Selain kuliah Daring, mahasiswa dianjurkan membatasi kegiatan di luar rumah (bepergian), menjaga kebersihan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menerapkan etika batuk, konsumsi makanan bergizi, masak makanan dengan sempurna, rajin olah raga dan istirahat yang cukup, segera ke pusat pelayanan kesehatan terdekat bila muncul gejala.

Harapan dan doa, agar semua diberikan kesehatan dan kondisi Bojonegoro dapat pulih seperti sedia kala. Mahasiswa dapat melaksanakan kuliah tidak hanya Daring tetapi bisa bertatap muka langsung. Bagi yang kangen ke kampus, bagi yang kangen dengan dosen-dosennya, dan bagi yang lainnya. [Filayati Nur Amanah]