JoomlaLock.com All4Share.net

HMP PAI Adakan Pelatihan Pembuatan Handy Craft Dari Sampah

Pelatihan yang digelar para akademisi sebagian besar berkutat seputar pengembangan intelektual, Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PAI mencoba ‘out of the box’. Berpacu pada pengembangan kecakapan mahasiswa, HMP PAI adakan Pelatihan pembuatan Kerajinan tangan dari barang bekas (sampah plastik, Red) Kamis, (9/3/2017).

Nur Laila Afifah, Ketua HMP PAI mengatakan program pendidikan (prodi) yang tengah ditempuhnya ada untuk melahirkan sosok-sosok guru. Namun kata salah satu dosen, lanjut Laila, hanya mengandalkan gaji guru, tidak bisa mencukupi kebutuhan. Bertolak dari itu, Laila dan kawan-kawan berinisiatif untuk mengadakan pelatihan di Desa Mojodeso Kecamatan Kapas, Bojonegoro.

  • Nunc viverra elit risus, adipiscing placerat nibh malesuada nec.
  • Vivamus bibendum condimentum lacus, id fermentum dolor. Cras placerat nisl sed eros rutrum porttitor.

“Supaya kita menjadi produsen. Tidak hanya konsumen”. Tambah M. Banjar Kharunia Mustofa, salah satu pengurus, kepada Spekturm usai foto bersama di depan Balai Desa Mojodeso.

Saat ditanya tindak lanjut setelah pelatihan tersebut, Banjar mengtakan nantinya akan mengupayakan pertemuan seminggu sekali untuk semua peserta. “Sampai mereka bisa membuat satu kerajinan masing-masing,” ujarnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kaur Kesra (Kesejahteraan Masyarakat) desa Mojodeso, Abdul Muin, menanggapi bahwa yang lebih penting adalah bagaimana menularkan kebiasaan-kebiasaan positif kepada masyarakat (mahasiswa), termasuk dalam hal ini pengolahan sampah. Menurut Mu’in, sebagian besar masyarakat menganggap bahwa sampah adalah sebuah masalah. “Tapi jika sampah dapat dikelola dengan benar akan menjadi berkah dan bermanfaat,” pungkasnya

Sekadar informasi, desa Mojodeso merupakan desa yang mewakili Bojonegoro dan Jawa Timur dalam ajang lomba desa sehat tingkat nasional.

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.