Jam’iyyatul Qurro’ wal Huffadz (JQH) adalah salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IAI Sunan Giri Bojonegoro. Kegiatan intra kampus ini guna mendukung generasi muda agar tetap semangat dalam mempelajari serta menghafal Al-Qur’an. Mari kita kenali lebih dekat UKM JQH.

UKM JQH IAI Sunan Giri Bojonegoro didirikan pada tanggal 17 September 2016 di IAI Sunan Giri Bojonegoro. Berawal dari mahasiswa yang berproses menghafal Al-Qur’an maupun yang telah memiliki hafalan 30 juz, minat dan bakatnya dikenali. Dari itu, Ustadzah Niha sapaan akrab Beliau, menggagas perkumpulan (Jam’iyyah) dan terbentuklah UKM JQH.

Berasaskan Al Qur’an dan Al Hadits yang diselenggarakan berdasarkan prinsip dari, oleh dan untuk mahasiswa. Salah satu fungsi UKM ini adalah membina mahasiswa yang berminat untuk menghafal Al Qur’an dan menghimpun Hafidz-hafidzah yang sedang melanjutkan studinya di perguruan tinggi IAI Sunan Giri Bojonegoro.

Pembimbing UKM JQH ialah Ustadzah Hamidatun Nihayah, M.Th.I., Ustadzah Ulfa, M.Pd.I., dan Ustadzah Aya Mamluah, S.So.I., M.Pd.I. Ketiga pembimbing UKM JQH adalah para Hafidzah yang mahir dalam Qur’an sehingga banyak menginspirasi para mahasiswa untuk terus mencintai dan menjaga kitab suci Allah SWT.

Pengurus UKM JQH ini terdiri dari 14 mahasiswa dalam bentuk susunan kepengurusan berikut; sebagai Ketua (Maqosidul A’dhom), Wakil Ketua (Siti Sayyidatul Muthoharoh), Sekretaris I (Riska Dwi Rahmawati), Sekretaris II (Siti Nur Afifah), Bendahara I (Nike Tria Tantia), Bendahara II (Hidayatur Rofiana).Devisi Tahfidz (Siti Malihatus S), Devisi Tahsin (A. M. Syahab Sholeh, Auvinal Ahda, Nafisatul Af’idah, Uswatun Hasanah), Devisi Tarbiyah (Ahmad Fauzi, Moh. Bahaudin N, Irfa Nur Aini).

Pengurus UKM JQH banyak yang sudah hafal 30 juz Al-Qur’an dan mendapatkan gelar Hafidz-hafidzah. Prosesi pelantikan UKM JQH dilaksanakan secara bersamaan dengan seluruh organisasi kampus yang bertempat di Aula Ma’arif Kampus IAI Sunan Giri Bojonegoro pada tanggal 12 Oktober 2019.

Semangat dan inisiatif pengurus UKM JQH memang luar biasa, sehingga tidak heran selama satu periode kepengurusan ini telah terselenggara banyak kegiatan yang bernuansa Qur’ani di antaranya PAB (Pengenalan Anggota Baru). Rutinan satu minggu satu kali (Khotmul Qur’an, Tahsinul Quran, dll), Gebyar Qur’ani yang berupa lomba tingkat SMA/MA sederajat sekaresidenan Bojonegoro. [Dela Winda Setiara]