Sebagai upaya mewujudkan lulusan sarjana yang unggul, profesional, dan menguasai keilmuan, Fakultas Tarbiyah IAI Sunan Giri menyelenggarakan Ujian Komprehensif untuk mahasiswa tingkat akhir. Ujian yang tahun-tahun sebelumnya dilakukan secara offline, berganti online.

Hal ini, menyikapi imbauan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melalui physical and social distancing yang mengharuskan aktivitas seperti bekerja dan belajar dilakukan di rumah. Sesuai pengumuman Dekan Fakultas Tarbiyah Nomor 133/IV-55/14/IV/2020 menyatakan bahwa Ujian Komprehensif tahun akademik 2019/2020 tetap dilaksanakan sesuai jadwal (Kamis, 09/04/20).

Pelaksanaan Ujian Komprehensif tahun ini melalui video call WhatsApp. Mahasiswa Fakultas Tarbiyah terbagi dalam beberapa kelompok dengan 2 dosen penguji sesuai Prodi masing-masing.

Siti Femi Listiana, mahasiswa Prodi PAI menyampaikan persiapannya untuk ujian komprehensif cukup matang. Persiapan dari materi keilmuan, hingga keperluan untuk memperlancar ujian Daring.

“Untuk ujian kali ini yang dipersiapkan bukan hanya mempelajari catatan kuliah saja, tapi juga kesiapan kuota internet. Jadi, kuota juga mempengaruhi kelancaran ujian.” Imbuh Femi.

Terpisah, Khusnul Khotimah dari Prodi PGMI terkesan, karena ini pertama kalinya mengikuti ujian secara daring. “Rasa grogi lebih terasa karena biasanya, setiap kali ujian ada teman-teman yang membersamai, sedangkan ujian kali ini sendiri di rumah,” ujarnya.

Di akhir pelaksanaan ujian, mahasiswa tampak serentak mengunggah foto bertuliskan #TetapdiRumah, #UjianKomprehensif2020Daring di sosial media, untuk saling menyemangati dan menyukseskan Ujian Komprehensif Online di tengah upaya pencegahan penyebaran pandemi virus corona. [Ardin Septa Dela]