Sastra memang erat kaitannya dengan pendidikan. Siapa bilang sastra itu tidak penting?, pada Minggu, (03/05/20) Himpunan Mahasiswa Fakultas Adab (HIMAFADA) Kampus Hijau gelar Syarifa Online guna menjawab betapa urgen sastra bagi pendidikan. Agenda tersebut diadakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Mengangkat tema, “Urgensi Sastra dalam Pembentukan Karakter Generasi Milenial” membuat diskusi via WhatsApp Group (WAG) tersebut sangat menarik. Apalagi dengan narasumber yang berkompeten pada bidangnya, Beliau Malia Fransisca, M.Pd.I., seorang penulis sekaligus dosen di Kampus Hijau.

Ustadzah Malia sapaan akrabnya, memaparkan bahwa sastra, sejenis puisi, drama, dan lain-lain, berhubungan erat dengan pendidikan. Hubungan erat itu bukan saja karena sastra berperan penting dalam pendidikan, melainkan juga karena keduanya sama-sama bermuara pada manusia. Kalau sastra hadir dari dan untuk manusia, pendidikan juga hadir dari dan untuk manusia.

“Sastrawan-sastrawan hebat itu pasti lahir dari gemar membaca. Membaca di sini tidak hanya membaca sebuah buku atau karya orang lain yang berupa tulisan. Membaca di sini berarti mampu mengartikan setiap kejadian alam yang terjadi baik di sekitarnya maupun di tempat nan jauh di sana. Sehingga sesuai dengan wahyu pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW., yaitu surat al ‘Alaq yang artinya bacalah. Perintah Allah SWT., yang pertama adalah disuruh membaca,” tandasnya.

Sastra juga mampu membentuk karakter generasi millenial. Seperti, melihat pertunjukkan teater, secara tidak langsung sastra dapat membentuk karakter pada diri kita. Pun juga dengan membaca.

Syarifa online diikuti oleh ratusan peserta yang tergabung dalam WAG. Terbukti ada beberapa pertanyaan kritis dari mahasiswa yang masuk. Hal tersebut membuktikan asyiknya diskusi tentang sastra. Diskusi berlangsung pada pukul 13.00 WIB – selesai.

Diharapkan, dengan adanya kegiatan via online ini dapat menumbuhkan minat mahasiswa untuk cinta pada sastra, cinta membaca dan terbentuknya karakter akhlakul karimah mahasiswa. [Rahayu Lestari Putri]