Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) tahun ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bagaimana tidak, tahun ini mahasiswa dilatih untuk berdaptasi dengan praktik mengajar serba Daring, maupun kombinasi Daring dan Luring.

PPL dari IAI Sunan Giri Bojonegoro, misalnya. Terhitung sejak 13 Juli 2020, mahasiswa harus mengajar menggunakan berbagai media online. Seperti, e-learning, whatsapp group, google classroom dan semacamnya. Hal ini tentu menjadi pengalaman tersendiri bagi mahasiswa PPL dari Kampus Ijo tersebut.

Pada Kamis (13/08/2020), Mahasiswa PPL IAI Sunan Giri Bojonegoro, yang bertempat di MAN 2 Bojonegoro menyelenggarakan acara penutupan PPL. Agenda tersebut bertempat di Aula MAN 2 Bojonegoro.

Dimulai pukul 09.00 pagi, acara tersebut mengundang segenap pihak MAN 2 Bojonegoro. Mulai dari Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, Segenap Waka, Dosen Pendamping Lapangan (DPL), guru pamong serta siswa-siswi perwakilan MAN 2 Bojonegoro.┬áSelepas menyanyikan lagu Indonesia Raya, Lailatul Shofiyatun Ni’mah sebagai perwakilan mahasiswa PPL pun melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Acara tersebut berjalan dengan penuh khidmat.

Dalam sambutannya, Bapak Drs. H. Khoirussalim, M. Pd. I selaku Kepala Madrasah mengungkapkan, selamat atas terselenggaranya PPL di MAN 2 Bojonegoro. “Tetap semangat bagi mahasiswa-mahasiswi, ini baru permulaan, bukan akhir. Esok saya do’akan kalian semua bisa menjadi guru yang sebenarnya. Jadikan ini semua sebagai pembelajaran dan latihan. Dahulu, sekolah menggunakan sabak, tapi kini menggunakan model sekolah daring. Hal ini juga harus kita ikuti sebagai kemajuan teknologi. Terlepas dari covid-19, ini salah satu hikmah-Nya.”

Ketua PPL MAN 2 Bojonegoro, Siti Nur Analisa mengungkapkan, “Saya mewakili teman-teman mahasiswa PPL mengucapkan terima kasih kepada pihak madrasah, karena selama satu bulan ini kami diterima dan dibimbing dengan baik. Terkhusus untuk guru pamong, senang sekali rasanya bisa belajar ilmu baru, terutama diajari menggunakan e-learning.”

Ibu Hj. Aya Mamlu’ah, S.Sos.I, M.Pd.I selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak madrasah yang telah membantu pelaksanaan PPL dari awal hingga akhir. Tidak terasa satu bulan telah terlewati, tentu mahasiswa banyak mendapat pengalaman dan ilmu dari Bapak/Ibu semuanya, terkhusus dari guru pamong.

“Semoga mahasiswa kami selalu semangat dalam belajar dan belajar. Karena setinggi-tingginya ilmu seseorang, itu selamanya tetap harus menjadi seorang pembelajar.” Pungkas perempuan yang menjabat sebagai dosen Kampus Ijo tersebut.

Selain mengajar, PPL MAN 2 Bojonegoro juga mengadakan lomba fotografi gratis dan terbuka untuk siswa/i MAN 2 Bojonegoro. Mengangkat tema “DADAR (Di Antara Aku dan Daring)”, menjadi ketentuan tersendiri bagi siswa. Yakni mereka harus berfoto dan membuat caption yang sesuai dengan tema. Setelah itu, harus di-upload di akun Instagram masing-masing siswa.

Lomba dadar nyatanya mampu melecutkan semangat siswa untuk tetap produktif berkarya, meski dari rumah. Hal tersebut dibuktikan dengan antusias mereka yang mengikuti lomba DADAR.

Di akhir acara, ada penyerahan cendera mata dari mahasiswa PPL kepada pihak madrasah. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah untuk pemenang lomba fotografi.

Adapun juara 1 diraih oleh Adik Ni’matul Lailiyah N. R dari kelas XII – IIA 2, juara 2 diraih oleh Adik Alfina Nurul Faizah dari XII – Keagamaan, juara 3 diraih oleh Adik Nabila Alisa Rohmah dari X- IIA 1. Terlihat wajah mereka begitu sumringah dan bahagia. Acara penutupan PPL ini diakhiri dengan berdo’a bersama dan potong tumpeng. [Rahayu Lestari Putri]

Visits: 564