Penyerahan Cinderamata ke MA Abu Dzarrin. [Doc. IAI SGB]

Penyerahan Cinderamata ke MA Abu Dzarrin. [Doc. IAI SGB]

Minggu, (23/02/2020) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro  yang diwakili oleh empat dosen serta para mahasiswa/i-nya melaksanakan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di MA Abu Dzarrin, Kendal Dander Bojonegoro.

Diawali dengan icebreaking dari Iskatul Lailiyah, sosialisasi ini berjalan dengan enjoy. Tak tanggung-tanggung, sosialisasi yang dilaksanakan di masjid MA Abu Dzarrin ini diikuti oleh seluruh peserta kelas 9 dengan jumlah 300 siswa.

Sebagai awalan, dosen IAI Sunan Giri mulai memaparkan program-program kampus meliputi Fakultas, Program Studi, UKM, Hingga beasiswa yang terdapat di IAI Sunan Giri Bojonegoro atau yang biasa dijuluki Kampus Hijau tersebut.

Hal ini tak lain adalah mengajak para siswa/i lulusan MA Abu Dzarrin  untuk melanjutkan pendidikannya di Kampus Hijau.  Sosialisasi ini juga sebagai bentuk promosi dan memberikan motivasi kepada para siswa untuk tetap melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Selain itu untuk memberikan semangat bahwa di Bojonegoro juga memiliki kampus/institusi yang baik.

“Alhamdulillah, antusias dari siswa-siswi MA Abu Dzarrin sangat luar biasa. Mereka menyambut hangat kedatangan kita. Semoga IAI Sunan Giri dapat menebarkan manfaat dan kebaikan untuk semua.”

Ke depan, diharapkan, siswa-siswi MA Abu Dzarrin dapat melanjutkan pendidikannya ke kampus IAI Sunan Giri Bojonegoro dan nantinya semoga menjadi lulusan yang dapat menimba banyak ilmu dan memberi kemaslahatan bagi banyak orang.” Tambah Eko Arief Cahyono, M. EK atau dosen IAI yang akrab disapa Pak Eko itu.

Siswa Antusias Bertanya Seputar Agenda Kampus . (23/2/2020)

Antusias siswa yang luar biasa ditunjukkan dengan beberapa pertanyaan yang mewakili keingintahuan mereka tentang kampus hijau. Pertanyaan seputar kegiatan perkuliahan pada masing-masing program studi, beasiswa dan keunggulan kampus hijau.

Selain itu ada beberapa siswa yang telah memantapkan hati untuk mendaftar di kampus hijau IAI Sunan Giri.

Di akhir acara, Edy Asror, begitu sapaan akrabnya, mewakili seluruh guru MA Abu Dzarrin mengungkapkan pihaknya senang bisa dikunjungi oleh mahasiswa dan dosen IAI Sunan Giri.

“Senang sekali bisa dikunjungi oleh pihak kampus IAI. Harapan besar semua siswa-siswi kami bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, seperti di IAI. Kampus ini sangat relevan dengan santri yang ada di pondok. Apalagi lokasinya tidak jauh dari pondok. Ya, semoga akan ada sesuatu yang baik dan manfaat dari agenda hari ini.” Jelasnya.

Acara semakin seru dengan pembagian doorprize pada siswa yang memiliki antusias tinggi untuk bertanya dan juga menjawab kuis dari para dosen IAI Sunan Giri. [Rahayu/Kusna]