Pada Rabu (05/08/2020), IAI Sunan Giri Bojonegoro gelar Webinar Nasional. Mengangkat tajuk “Persembahan untuk Negeri: Pembelajaran yang menyenangkan di Era New Normal,” webinar tersebut terbuka untuk umum. Adapun kuota peserta mencapai 500 orang.

Melalui via Zoom Meeting dan live streaming Youtube, webinar tersebut dimulai pukul 09.00 s/d 12.00 WIB. Sebagai opening, Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Sunan Giri Bojonegoro, Ibu Dr. Hj. Sri Minarti, M.Pd.I, menyapa semua peserta yang telah bergabung dan memberikan pengantar terkait tema yang akan dibahas.

Turut mengundang stakeholder, diantaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Bapak Drs. H. Suhaji, M.Si. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Bapak Dandi Suprayitno, AP.M.Si., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Bapak Adi Prayitno, S.Pd, MM.

Ibu Giati Anisah, M.Pd., selaku moderator webinar, terlihat sangat energik saat memandu jalannya acara. “Webinar ini sebagai salah satu bentuk responsif Kampus IAI Sunan Giri Bojonegoro dalam menghadapi permasalahan pendidikan yang terjadi di tengah pandemi seperti ini,” ujar beliau yang menjabat Sekretaris Prodi PAI (Pendidikan Agama Islam) tersebut.

Paparan materi yang pertama, dari Bapak Dr. KH. Ahmad Manshur, MA selaku Ketua Prodi PAI menyampaikan terkait Pembelajaran yang Menyenangkan di Jenjang Sekolah Menengah. Beliau menjelaskan terkait tips pembelajaran Daring yang menyenangkan. Di antaranya, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi, pembelajaran terencana dan efektif, menyatukan persepsi dan konsentrasi siswa, serta penguatan karakter siswa.

Dilanjutkan, pemateri kedua Siti Labiba Kusna, M.Pd. Beliau memaparkan materi pembelajaran menyenangkan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Beliau menekankan, perlu adanya sinergitas lembaga dan orang tua dalam mensukseskan pendidikan, apalagi dengan pembelajaran Daring maupun Luring seperti sekarang. Kuncinya pada komunikasi dan memahami peran masing-masing (guru dan orangtua).

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyampaian materi dari narasumber ketiga. Pembelajaran yang menyenangkan di jenjang Sekolah Dasar oleh Ketua Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) M. Romadlon Habibullah, M.Pd.I. Beliau memaparkan lima kunci sukses dalam mengembangkan blended learning, yakni live event, self paced learning, collaboration, assesment, dan performance support material. Telah dijabarkan secara gamblang.

Sebagai keynote speaker, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si memaparkan, jika seorang pendidik ingin menciptakan pembelajaran yang inovatif, bermakna dan menyenangkan di era new normal harus melewati beberapa fase. “Fase tersebut dimulai dari mengubah mindset, cultural set yang nantinya akan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) ata Civitas Academica. Dengan demikian, pendidikan memiliki integritas yang tinggi, produktifitas, tanggung jawab, serta dapat memberikan pelayanan prima kepada peserta didik,” ujar Beliau, yang juga Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Islam Malang tersebut.

Adanya webinar ini, diharapkan menjadi pemacu semangat, terutama bagi praktisi pendidikan. Teruntuk mahasiswa diharuskan melakukan inovasi pembelajaran di era new normal. Karena pendidikan yang berhasil salah satunya dilatarbelakangi oleh pembelajaran yang asik dan menyenangkan. Kalau meminjam istilahnya Bapak Menteri Nadiem Makarim, pendidik harus inovatif guna tercapainya merdeka belajar. [Rahayu Lestari Putri]

Visits: 797