Seperti yang kita ketahui bersama, di tengah pandemi Covid-19 mulai melatih mahasiswa untuk tidak mengandalkan belajar secara Luring saja, melainkan Daring misalnya, dengan mengikuti Webinar. Hal ini bertujuan untuk membantu mahasiswa agar selalu update dalam perkembangan zaman. Selain murah dan meriah, mengikuti Webinar dapat membantu memaksimalkan potensi mahasiswa.

Hal inilah yang melatarbelakangi Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI Sunan Giri Bojonegoro mengadakan Webinar Nasional. Mengangkat tema “Cara Cepat Mendapatkan 1000 Subscriber dan 4000 Jam Tayang Hanya dalam Waktu 2 Bulan, ” Webinar tersebut dilaksanakan pada Senin (05/10/2020) via zoom meeting.

Tak jauh-jauh, narasumber Webinar diambil dari mahasiswa Kampus Ijo yang sudah berhasil mendapatkan Google AdSense. Ya, Ikhsan Fauzi namanya. Mahasiswa semester 8 kelahiran Tasikmalaya tersebut membagikan trik cepat dan pengalamannya selama berproses menjadi seorang Youtuber.

Alhasil, perjuangan Fauzi tak sia-sia. Ia berhasil meraup rupiah melalui konten-kontennya yang menginspirasi.

Pada sambutannya, Kaprodi PAI Bapak Dr. H. Ahmad Manshur, M.A., mengungkapkan, “Webinar ini sangat luar biasa. Dengan menghadirkan narasumber dari mahasiswa, merupakan bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang berprestasi.”

“Saya berharap, Webinar ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa yang lain, agar bisa berprestasi pada bidang masing-masing,” imbuh Beliau.

Webinar ini diikuti oleh 50 peserta. Kendati demikian, semua peserta sangat antusias. Hal tersebut dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta kepada narasumber. Dimulai pada pukul 09.30 WIB dan berakhir pada 11.45 WIB. Dua jam lima belas menit, Webinar tersebut berjalan dengan gayeng.

Sementara itu, Siti Nur Afifah selaku Ketua Himaprodi PAI sekaligus moderator webinar menyimpulkan, “Kesuksesan tidak datang dari apa yang kita lakukan sekali, namun kesuksesan datang dari apa yang kita lakukan berulang kali. Sama halnya untuk menjadi seorang Youtuber, dia harus konsisten dalam segi apapun, terutama saat mengunggah video. Kita harus bisa mengikuti alur zaman, apalagi kita manfaatkan sebagai peluang,” pungkas mahasiswi yang kerap disapa Ifa tersebut. [Rahayu Lestari Putri]

 

Visits: 358