Praktik Kerja Lapangan (PKL) tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya mahasiswa langsung mengunjungi tempat praktik, sedangkan di era New Normal ini mahasiswa melaksanakan PKL secara Daring. Hal ini dilakukan oleh mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) IAI Sunan Giri Bojonegoro. Mahasiswa akan melaksanakan PKL selama satu bulan di Museum Mpu Tantular, Sidoarjo-Jawa Timur.

Hari ini (10/07/2020) acara pembukaan PKL Prodi BSA di Museum Mpu Tantular berlangsung melalui aplikasi Zoom. Acara tersebut dihadiri oleh Dr. Imroatul Azizah, M.Ag. Dekan Fakultas Adab, Nurul Musyafa’ah, S.S. M.Pd.I Kaprodi BSA, seluruh dosen BSA, serta 22 mahasiswa IAI Sunan Giri Bojonegoro. Sedangkan dari pihak museum dihadiri oleh Drs. Edi Iriyanto, M.M. Kepala Museum Mpu Tantular, Drs. Sri Edi Tjahjo Kuntjoro Kasi Koleksi dan konservasi, dan Sadari, S.Sn. Kasi Preparasi dan Bimbingan Edukasi.

Kaprodi BSA yang akrab disapa Bu Syafa’ menuturkan bahwa PKL yang dilaksanakan di Museum Mpu Tantular ini sudah sesuai dengan visi dan misi yang dimiliki oleh Prodi BSA, yaitu unggul pada bidang penerjemahan dan penulisan karya sastra dan bahasa Arab pada tingkat internasional. Selama satu bulan ke depan, mahasiswa akan menerjemahkan manuskrip-manuskrip kuno yang berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia.

Di samping itu, mahasiswa juga diajak menyalin ulang manuskrip bahasa Arab yang sudah rusak, serta mendigitalisasi manuskrip. Oleh karena itu, diharapkan kepada semua peserta PKL untuk lebih semangat lagi dalam mempraktikkan ilmu dan pengetahuan yang telah didapatkan selama enam semester.

Baca Juga: BSA Sunan Giri Bojonegoro Praktik Kerja Lapangan Online

“Walaupun dilaksanakan secara Daring, semoga eksistensi kita semua sebagai akademisi di bidang sastra dan budaya tetap bisa menjadi teladan di era digitalisasi ini. Sebab kajian filologi ini merupakan salah satu aset bangsa yang harus dikembangkan. Tahiyyah Arabiyyah!” pungkasnya.

Di sisi lain, pihak Museum Mpu Tantular menyambut kedatangan peserta PKL dengan senang hati. Drs. Edi Iriyanto, M.M., selaku Kepala Museum Mpu Tantular, “Saya sangat bangga dengan Prodi BSA IAI Sunan Giri Bojonegoro, sebab tetap melaksanakan PKL meskipun dilakukan secara Daring. Hal tersebut dilakukan karena Museum Mpu Tantular masih belum dibuka di tengah masa tanggap Covid-19 ini,” tambah Beliau. [Firda Rizka R. W.]